Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan

Parade Semarang Night Carnival 2019

SNC semarang
Ini adalah kali ke dua, aku bisa lihat Semarang Night Carnival. Yang berbeda pada tahun ini adalah acara Semarang Night Carnival ini berbarengan dengan acara Apeksi di Semarang. Apeksi ini adalah acara berkumpulnya para Walikota Seluruh Indonesia, jadi bisa dipastikan acara Semarang Night Carnival ini bakal ramai banget.

Gimana tidak ramai, hampir seluruh kota di Indonesia mengirimkan kontingennya untuk tampil di parade Semarang Night Carnival ini. Ada juga sih perwakilan dari beberapa negara lain. Diperkirakan ada 4000 orang yang mengikuti acara Semarang Night Carnival ini, itu baru pesertanya belum penontonnya yang sudah memadati area jalan Pemuda sedari sore.


Foto SNC semarang

Yah, kebetulan kemarin aku dan teman-teman yang lain diundang untuk meliput acara Semarang Night Carnival ini. Jadi kami dapat akses khusus untuk mendokumentasikan acara Semarang Night Carnival secara langsung. Tapi sebelum acara ini sih kami sudah diajak berkeliling ke kota lama sambil menunggu acara dimulai.

memotret Snc semarang

Untuk Semarang Night Carnival 2019 ini sih, kelasnya harusnya sudah kelas Internasional ya, karena bisa dibilang ini adalah salah satu acara terbesar di Semarang. Kenapa aku bilang begitu, acara Semarang Night Carnival ini peminatnya sudah tidak lagi orang lokal melainkan orang-orang luar negri juga.

Yang kalau tahun kemarin aku tidak melihat orang dari luar negri mendokumentasikan acara ini, tapi tahun ini sih sudah lumayan lah, aku melihat beberapa sedang mendokumentasikan acara Semarang Night Carnival ini. Kalau untuk rute masih sama seperti tahun kemarin yaitu di sekitaran Jalan Pemuda Semarang.

foto snc semarang

Tapi, sayangnya untuk para penonton ini banyak yang memadati jalan yang seharusnya para peserta bisa berjalan dengan lancar jadi agak terganggu. Nah, ini yang akhirnya jadi kelihatan sangat semrawut sih walaupun acaranya sih berjalan normal. Dan mungkin bisa ditambahin kantong-kantong sampah biar sampahnya tidak terlalu berserakan, itu aja sih kalo kekurangannya kalo dari aku pribadi.

menonton snc semarang

Yah, kalo bilang tentang acara Semarang Night Carnival ini sih sudah sangat berkelas. Tinggal diperbaiki sedikit sudah bisa jadi acara yang berkelas Internasional, menurut aku lho ya.

Kalo tahun kemarin aku membahas gimana cara mendokumentasikannya, untuk tahun ini sih kebetulan bisa mendokumentasikannya gak hanya foto tapi video juga walaupun cuman satu menit. Jadi jangan lupa ditonton ya video di bawah ini, subscribe juga kalo bisa.



Ini beberapa gambar yang bisa tak ambil di acara Semarang Night Carnival 2019.



foto snc semarang

foto snc semarang

foto snc semarang

foto snc semarang

foto snc semarang

foto snc semarang

foto snc semarang
Sampai jumpa tahun depan ya.

Travelling Itu Investasi


Kenapa travelling itu investasi, kalo untuk aku sih investasinya itu di pengalaman dan rasa kagum yang hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri ketika sampai di tempat tertentu. Apa itu bisa dijadikan investasi? Ohhh iya, rasa bahagia dan rasa kagum itu investasi yang unlimited kalo buat aku. Jadi mungkin di setiap orang akan berbeda-beda sih rasanya.

Jadi aku masih ingat sekali rasa kagumku ketika pertama kali melihat Waisak di Borobodur kala itu, dan sampai sekarang aku masih ingat sekali bagaimana rasanya. Dan aku pun masih ingat rasanya pertama kali aku melihat sabana Bromo kala itu, ketika aku mau mendaki Semeru. Yah, rasa kagum itu, rasa haru itu, rasa syukur itulah yang buatku itu adalah investasi yang tak ternilai.

Lihat : Travel for Pre Wedding



Investasi yang yang satu ini memang bukan untuk diuangkan, tapi menambah experience. Sama halnya kita beramal, itu gak bakal nambah pundi-pundi keuangan, tapi kita investasi kebaikan. Yah salah satu keuntungan travelling pun menambah teman yang berada nun jauh disana, nah itu juga bisa masuk investasi nambah sodara.

Ya, ada kalanya aku ngawur banget ketika lagi jalan-jalan. Bawa uang secukupnya untuk satu perjalanan. Pernah cuman bawa 250 ribu doang sampe ke Bandung dan Sukabumi, pernah juga bawa cuman bawa 150 ribu doang untuk keliling Pacitan dan ke Wonosari, pernah juga sampai Bali cuman bawa 50 ribu doang. Yah, ini jadi pembelajaran sendiri buatku lah, soalnya travelling seperti ini akan sangat beresiko sekali, selain gak bisa makan takut gak bisa pulang. Hahaha

Lihat : Panorama Pantai Klayar Pacitan 



Jadi, kemarin ketika ikut Kopdar Investarian Manulife. Ada hal yang menarik buat aku yaitu tentang investasi untuk travelling. Masuk akal juga ketika travelling dan duitnya gak cukup lalu pinjem uang, pada akhirnya kita akan bayar bunga dan biaya travellingnya jadi lebih mahal. Tapi ketika kita mau menunda dulu dan kemudian manabung itu akan jadi cerita bebeda, biayannya akan terkontrol.

Tapi beda lagi ketika kita gak cuman menabung tapi kita investasikan tabungan tersebut, apa yang akan terjadi bila begini. Yah, dengan tidak sadar tabungan itu kan jadi lebih banyak dengan apa yang kita tabungkan. Jadi asumsinya kita bisa travelling di dua tempat sekaligus. Karena tabungan yang kita investasikan jumlahnya bisa berkembang dua kali lipat lebih banyak daripada yang kita tabungkan.

Lihat : Baluran Tidak Hanya Sabana Bekol


Yah, tapi untuk cara ini monggo aja, itu kebijakan masing-masing individu. Ada yang suka nggembel kayak aku, ada juga yang emang harus dipikir matang-matang, ada juga yang suka share cost. Tapi mungkin untuk cara investasi ini akan aku aplikasikan ke bucket listku yang mahal. Aku memang gak suka ke luar negri, tapi ada satu negara yang pengen banget aku kunjungi. Yaitu Jerusalem, mungkin ini akan jadi trip mahalku kalo kesampaian.

Kalo kalian gimana gengs??