Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan

Tempat Impian Dari Berwakaf

https://www.kulkasgendong.com/

Well, kemarin daku sempat ikut di acara Sun Life Indonesia. Yah, biasa pembahasannya pasti tentang asuransi dan investasi pokoknya. Tapi ya, apa sih hubungannya dengan dunia travelling? Ya, kalo asuransi sih hubungannya dengan proteksi diri, itu pasti.

Penting gak sih punya asuransi buat diri? Dulu sih merasa gak penting, karena duit buat travelling aja pas-pasan. Yah, kalo sekarang sih minimal punya saving untuk proteksi diri. Nah, kemarin belajar asuransi yang ada wakafnya dari Sun Life, namanya Asuransi Briliance Hasanah Maxima.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, I will tell my little story about someplace special. Ada suatu tempat di Magelang yang pada waktu itu, konsepnya adalah rumah bagi para seniman dan pelancong. Jadi, ketika aku menghadiri Waisak di Borobudur, aku tidak mendapat tempat penginapan.

Lalu, kami mencari solusi melalui layar handphone kami. Dimana harusnya kami menginap malam itu, karena Waisak biasanya sampai malam dan beruntunglah kami karena ada tempat ini. Lalu kami pun menghubungi nomor yang tertera disitu, dan tak dinyana jawabannya pun sederhana tapi mengena dihati.

😻 " Mas, boleh gak kalo kita menginap di situ? kalo boleh kami harus bayar berapa mas? "
😍 " Boleh kok mas, langsung dateng aja mas dan gak usah bayar mas, tapi kalo pondoknya penuh bisa tidur di teras atau kalo bawa tenda, bisa gelar tenda dimana aja mas. "

https://www.kulkasgendong.com/

Wow, langsung terharu aku ketika mendengar kata gratis 😝.
Tempatnya tidak mewah, kamar mandinya pun tidak beratap tapi tempatnya sangatlah luas. Singkat cerita, kenapa tempat ini dijadikan seperti itu, karena owner-nya ingin semua seniman bisa berkarya disini. Tempat mencari inspirasi, tempat untuk mencari ide, tempat untuk bertukar ilmu dengan seniman lain.

Yah, itu beberapa tahun yang lalu karena aku belum pernah kesana lagi semenjak itu, jadi aku kurang ngerti perkembangannya. Tempat seperti itulah impianku, tempat dimana semua orang yang ingin berkarya berkumpul. Suatu tempat dimana obrolan pagi langsung cair walaupun dengan segelas kopi untuk ramai-ramai.

https://www.kulkasgendong.com/

Nah, biasanya wakaf itu seperti masjid atau sekolah atau yang lainnya. Kurang ngertilah aku soal ini, karena emang ilmuku masih dikit banget. Nah, mungkin dari program Sun Life (klik aja kalau mau lihat caranya), orang-orang yang seperti aku ini bisa belajar lebih lagi.

Tapi pertanyaannya, apakah ketika daku ingin berwakaf tapi wakafnya jadi tempat yang seperti itu apa bisa? Apa ada syarat lain yang harus dipenuhi lagi kalo ingin buat tempat seperti ini? Oke, kayaknya daku harus belajar lebih lagi dan bertanya lebih banyak lagi pada acara Sun Life berikutnya.

Yah, dan untuk tempat impian yang masih di angan-angan, tunggulah daku.

https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Travelling Itu Investasi


Kenapa travelling itu investasi, kalo untuk aku sih investasinya itu di pengalaman dan rasa kagum yang hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri ketika sampai di tempat tertentu. Apa itu bisa dijadikan investasi? Ohhh iya, rasa bahagia dan rasa kagum itu investasi yang unlimited kalo buat aku. Jadi mungkin di setiap orang akan berbeda-beda sih rasanya.

Jadi aku masih ingat sekali rasa kagumku ketika pertama kali melihat Waisak di Borobodur kala itu, dan sampai sekarang aku masih ingat sekali bagaimana rasanya. Dan aku pun masih ingat rasanya pertama kali aku melihat sabana Bromo kala itu, ketika aku mau mendaki Semeru. Yah, rasa kagum itu, rasa haru itu, rasa syukur itulah yang buatku itu adalah investasi yang tak ternilai.

Lihat : Travel for Pre Wedding



Investasi yang yang satu ini memang bukan untuk diuangkan, tapi menambah experience. Sama halnya kita beramal, itu gak bakal nambah pundi-pundi keuangan, tapi kita investasi kebaikan. Yah salah satu keuntungan travelling pun menambah teman yang berada nun jauh disana, nah itu juga bisa masuk investasi nambah sodara.

Ya, ada kalanya aku ngawur banget ketika lagi jalan-jalan. Bawa uang secukupnya untuk satu perjalanan. Pernah cuman bawa 250 ribu doang sampe ke Bandung dan Sukabumi, pernah juga bawa cuman bawa 150 ribu doang untuk keliling Pacitan dan ke Wonosari, pernah juga sampai Bali cuman bawa 50 ribu doang. Yah, ini jadi pembelajaran sendiri buatku lah, soalnya travelling seperti ini akan sangat beresiko sekali, selain gak bisa makan takut gak bisa pulang. Hahaha

Lihat : Panorama Pantai Klayar Pacitan 



Jadi, kemarin ketika ikut Kopdar Investarian Manulife. Ada hal yang menarik buat aku yaitu tentang investasi untuk travelling. Masuk akal juga ketika travelling dan duitnya gak cukup lalu pinjem uang, pada akhirnya kita akan bayar bunga dan biaya travellingnya jadi lebih mahal. Tapi ketika kita mau menunda dulu dan kemudian manabung itu akan jadi cerita bebeda, biayannya akan terkontrol.

Tapi beda lagi ketika kita gak cuman menabung tapi kita investasikan tabungan tersebut, apa yang akan terjadi bila begini. Yah, dengan tidak sadar tabungan itu kan jadi lebih banyak dengan apa yang kita tabungkan. Jadi asumsinya kita bisa travelling di dua tempat sekaligus. Karena tabungan yang kita investasikan jumlahnya bisa berkembang dua kali lipat lebih banyak daripada yang kita tabungkan.

Lihat : Baluran Tidak Hanya Sabana Bekol


Yah, tapi untuk cara ini monggo aja, itu kebijakan masing-masing individu. Ada yang suka nggembel kayak aku, ada juga yang emang harus dipikir matang-matang, ada juga yang suka share cost. Tapi mungkin untuk cara investasi ini akan aku aplikasikan ke bucket listku yang mahal. Aku memang gak suka ke luar negri, tapi ada satu negara yang pengen banget aku kunjungi. Yaitu Jerusalem, mungkin ini akan jadi trip mahalku kalo kesampaian.

Kalo kalian gimana gengs??