Cara Membuat Foto Startrail

https://www.kulkasgendong.com/

Bagaimana sih cara membuat foto startrail? Yah, untuk trik foto startrail ini emang agak tricky sih. Iya gimana enggak untuk membuat foto startrail ini harus nambahin alat lagi di kamera kita, kalo kagak ya nambahin aplikasi timelapse di kamera kita. Kalo beruntung sih malah udah ada fitur timelapse-nya di kamera kita, kalo ini sih tergantung kamera kita ya.

Kenapa sih harus nambahin alat begituan? Karena kamera era sekarang beda dengan analog, kamera yang kita sudah pake digital, ketika shuter mau bulb sampe 2-3 jam masih oke kalau di kamera analog. Tapi kalo di kamera digital, yah kalo gak sensornya yang njebluk atau batreinya yang kobong.

Baca juga : Pengaturan Kamera Untuk Motret Milkyway

Yah, selanjutnya adalah alat yang kita perlukan apa sih? Untuk kamera yang belum ada fitur atau aplikasi timelapse-nya bisa ditambahin nama alatnya intervalometer. Fungsinya sama untuk memotret foto secara continue yang waktunya bisa kita setting semau kita. Dan yang pasti sih tripod, karena ini juga salah satu senjata utama untuk membuat foto startrail.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, langkah selanjutnya adalah mencari spot untuk motret bintang, ya diusahkan cari tempat yang minim polusi cahaya. Gimana caranya untuk mencarinya, yah kalo ini jelas harus riset ke tempat itu. Kalo emang gak sempat riset karena udah jalan juga oke, ya tapi tetep carilah tempat yang dimana bisa melihat bintang secara jelas dengan kasat mata.

Baca juga : Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Motret Milkyway?

Terus gimana untuk setting kameranya? Yah, inilah trik selanjutnya. Usahakan shutter speed dimentokin di 30 second, kenapa gak dibulb? Bisa aja kalo itu pake intervalometer. Tapi ketika pake applikasi kalo aku sarankan di speed 30 second.

https://www.kulkasgendong.com/

Kenapa mesti begitu? Simple, karena kita mau motret bintang sampe terlihat garisnya jadi kita butuh slow speed. Jadi pada prinsipnya kita motret seperti itu secara continue dengan interval waktu yang kita tentukan. Tapi ketika membuat startrail, kita harus set interval waktu seminim mungkin misal 1 detik.

Baca juga : BROMO Diary Foto, Star Trail and Timelapse

Karena ketika kita set interval waktu motret tidak seminimal mungkin, akan terjadi jarak garis bintang yang kita potret. Dan efeknya adalah ketika diedit startrailnya akan jadi garis putus-putus bukan jadi garis yang rata.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, misal kita sudah dapat gambar 50 foto bintang tadi. Langkah selanjutnya adalah editing, terus bagaimana ngeditnya? bisa tonton video di bawah ini. Jadi foto-foto tadi harus di gabungin di photoshop, kemudian edit biasalah warna exposure dan sebagainya, lalu jadilah foto startrail tersebut.


Jadi mungkin, akan agak rumit pada awalnya. Tapi ketika sudah praktek membuat foto startrail, secara tidak langsung akan terbiasa dan akan sangat mudah membuatnya. Jadi membuat foto startrail ini juga harus belajar dikitlah, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dan ini adalah gambar yang sudah berhasil aku buat cek aja dibawah ini.

Baca juga : Mendaki Dinginnya Gunung Lawu

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 comments

comments
6 Oktober 2018 11.53 delete

Wah lha kok medeni ngene, hahaha

Reply
avatar
6 Oktober 2018 11.54 delete

Gampang, asal sajene pas, nunggu motret'e suwe soale

Reply
avatar
6 Oktober 2018 19.41 delete

Uwoooow...daku cuma mampu terkagum-kagum di pojokan... Keren bingiiits...

Reply
avatar
6 Oktober 2018 20.21 delete

Dicoba mbak, biar tambah mumet...hihihi

Reply
avatar