Lerep Dulu dan Lerep Yang Sekarang

https://www.kulkasgendong.com/

Aku kaget bukan main ketika datang ke acara Forum Komunikasi Desa Wisata Jateng, karena lokasi tersebut berada di Lerep, sebuah desa yang memang berdekatan dengan tempat tinggal saya. Lerep dulu dan Lerep yang sekarang emang beda banget.

Di daerah ini aku pun punya kenangan tersendiri, karena di daerah sini lah saya memulai belajar fotografi. Aku bisa menghabiskan waktu 2-3 hari untuk tinggal di daerah ini hanya untuk memotret. Ini adalah beberapa hasil latihanku dulu.


Baca juga : Bercengkrama Di Kebun Teh Tambi


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Dari foto yang diatas bisa dilihat, tahun berapa ketika saya mulai memotret. Memang dari dulu tempat ini selalu membuat aku terpesona, Ngipik nama tempatnya salah satu tempat di daerah lerep. Disana kita bisa menikmati sunrise juga malam seribu bintang, yang biasanya teman-teman saya menyebutnya dengan bukit bintang.

Baca juga : Romantisme Phuntuk Setumbu, Spot Riyadi, dan Taman Sari


Ya itulah Ngipik, dimana sekarang tempat ini dijadikan destinasi andalan dari Deswita Lerep. Karena dulu tempat ini sempat ditutup karena alasan privasi perkebunan, lalu saya bertanya dengan pengelola deswita Lerep ini, 

Terus ini gimana Mas Alim apa sekarang ngipik sudah dibuka lagi dan ijinnya gimana?
"Tenang mas, sekarang sudah dibuka lagi karena kami sudah ijin untuk dijadikan tujuan wisata, dan kedepan kami akan membuat beberapa atraksi disini."


Tentu yang saya lihat sekarang, memang mereka serius dengan apa yang mereka lakukan. Sampai mereka pun bisa mendatangkan orang nomor satu di Jateng untuk datang ke desa mereka.

https://www.kulkasgendong.com/

Terus apa saja yang desa lerep sajikan, banyak sekali yang bisa sajikan oleh mereka, tapi yang paling menarik untuk saya adalah " Oblok-oblok Godong Kopi " inilah mkanan yang menarik buat saya, karena daun kopi dijadikan sayur oleh mereka dan dijadikan kuliner andalan mereka.

Untuk atraksi yang mereka sajikan ada Reog Ponorogo dan tari Caping Gangsing. Mereka juga menyajikan api unggun beserta jagung bakar di lapangan terbuka dan kita duduk bersama sambil menikmati tarian, agar kita saling mengenal satu sama lain dengan warga sekitar dan tentu untuk menikmati dinginnya suasana alam Lerep.


Baca juga : Hujan Kembang Api di Basecamp Mawar, Gunung Ungaran


https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Baca juga : Jalan-Jalan ke Curug Lawe & Benowo


Itulah Desa Lerep yang sekarang, mereka sudah sadar akan potensi desanya yang bisa dijadikan wisata andalan untuk daerah Ungaran

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

comments
12 Oktober 2017 20.36 delete Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
avatar
13 Oktober 2017 00.23 delete Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
5 Maret 2018 10.32 delete

Desa lerep memang potensi wisata yg bagus karena lokasinya
Jangan lupa kunjungi blog saya gan
http://placesinbali.com

Reply
avatar