Baluran Tidak Hanya Sabana Bekol


Kenapa Baluran tidak hanya sabana bekol, karena Baluran juga memiliki pantai yang menurutku sangat cantik, apalagi di pagi hari. Aku sampe tidak bisa berkata-kata ketika melihat keindahan lanskapnya yang dipadukan dengan fauna yang ada disana.


Sebagai pembukaan, yuk tengok sebentar aja, timelapse 4k yang saya buat. Kalo suka, klik SUBSCRIBE ya!


Lihat juga : Bromo Ala Instagram



https://www.kulkasgendong.com/

Karena sudah lama nggak upload, jadilah saat ini saya berbagi sedikit gambar perjalanan yang tidak direncanakan.


Untuk melihat foto lainnya bisa ke LINK INI ya.


Berawal dari Ungaran, yang awalnya berencana untuk ke Jogja, entah kenapa ada bisikan setan yang mengarahkan kami lebih ke timur lagi. Hingga sampailah kami di Taman Nasional Baluran. Impulsif memang, keputusan untuk ke Baluran diambil begitu saja. Pun, dengan sombongnya kami sempat berpikir untuk berbelok sejenak ke Kawah Ijen. Namun, karena kondisi cuaca dan fisik tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, hari itu kami memutuskan untuk menginap saja di Pantai Bama.

Perjalanan diawali pukul 6 pagi dari Ungaran, pukul 11 malam kami baru sampai di kawasan Pasir Putih Situbondo. Dengan terpaksa, kami harus merogoh kocek untuk menginap di Pasir Putih. Akhirnya kami mencari penginapan yang murah meriah lah untuk kami bertiga, cuman buat tidur doang. Esok paginya kami baru melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Baluran dengan disambut gerimis sendu. Intro perjalanan yang nggak direncanakan ini lumayan panjang ya.

Siang itu kami disambut oleh sekumpulan kerbau dan hamparan tanah yang sangat luas, orang bilang seperti sabana di Afrika sana. Walau langit tampak mendung, terbayar sudah lelah selama 2 hari perjalanan.


Lihat juga : Review Tas LBB Echelon S Untuk Dijadikan Tas Kamera



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Sembari beristirahat, kamera membidik beberapa objek menarik seperti kerbau yang lalu lalang mencari kubangan lumpur ini. Lumayan juga ya ngejar mereka sampil bersembunyi di belakang pohon, lah, daripada diseruduk!


Kemudian kami memutuskan menginap di Taman Nasional Baluran. Kebetulan di sana disediakan penginapan. Ada dua pilihan, menginap di Savana Bekol atau Pantai Bama. Dengan dalih ingin memotret bintang yang lebih aman dari para hewan  buas seperti ular, kami putuskan untuk menginap di Bama.


Dan ternyata, hanya ada satu rumah panggung dengan satu buah kamar saja yang disewakan malam itu. Tapi ternyata, rumah panggung ini luas sekali. Bisa-lah kalau buat bersepuluh. Tinggal nambah extra bed. Sayangnya penginapan ini kurang terawat, sangat kotor, dan kamar mandinya tidak bisa digunakan. Beruntung di sekitar pantai tersedia kamar mandi umum yang bisa digunakan.



https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Malam pun tiba. Inilah pemandangan malam Pantai Bama, dan pulau yang terletak di sebarang sana adalah Pulau Bali. Malam itu langit terlihat sendu, maklum lagi musimnya penghujan. Kami pun menikmatinya walau tidak bisa mengabadikan bintang malam dalam bidikan kamera.


Lihat juga : Pengaturan Kamera Untuk Motret Milkyway


Ternyata keberuntungan berpihak pada kami. Ketika kami pikir warung telah tutup, karena kami di warning kalau warung di Pantai Bama biasanya tutup ketika sore harinya dan buka lagi pada pagi harinya. Tapi ternyata warung buka sampe dini hari karena ada teman-teman bapak penjaga warung yang pada datang untuk mencari ikan dan mau bakar ikan. Jadi kami tidak akan kelaparan untuk malam harinya, ini keberuntungan pertama, hehehehe



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Inilah keberuntungan yang kedua, kami mendapatkan malam bertabur bintang walaupun tidak mendapatkan milkyway, setidaknya kami dapat merasakan sedikit cerahnya di Baluran. Kami memang sedang beristirahat dan ketika jam dua dini hari, aku terbangun untuk melihat-lihat keadaan dan tak disangka bintang pun bermunculan.

Tanpa pikir panjang langsung ambil kamera dan tripod. Menariknya adalah, karena Baluran hewan liarnya masih banyak, memang sedikit was-was juga ketika aku keluar dari pondok melihat pantulan sorot mata yang terkena cahaya senterku, gak lucu kan kalo tiba- tiba macan yang keluar, hihi.


Inilah, keberuntungan berikutnya kami kira pagi ini akan mendung karena sehabis motret malam yang berbintang, mendung pun datang. Ternyata paginya dapat cerah juga, ya sudahlah selanjutnya kameralah yang berbicara untuk menggambarkan pagi itu.


Lihat juga : Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Motret Milkyway?



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Setelah, kami puas motret dan bermain-main dari pagi sampai siang. Kami memutuskan untuk pulang. Dan pada saat perjalanan pulang di tengah perjalanan, ternyata keberuntungan kami tak habis disitu, kami berhasil bertemu dengan banteng liar Baluran.


Yang katanya hampir habis populasinya. Ada salah satu ranger disana yang bercerita tentang banteng liar, katanya dia bekerja disana sudah enam tahun tapi dia hanya berhasil bertemu banteng liar Baluran sebanyak dua kali.


Itulah keberuntungan kami yang hanya semalam disana kami bisa bertemu banteng liar ini, terharu bahagia dan takut kalo diseruduk, walaupun gambarnya seadanya karena kami tak bawa lensa tele, tapi lumayan kami bisa mengabadikanya dan momen itu memang cepat karena bantengnya setelah minum kemudian melihat kami, bantengnya langsung kabur.



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Tunggu cerita selanjutnya ya, perjalanan pulang yang mampir ke bromo, hanya untuk bobo!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 comments

comments
4 Februari 2017 17.53 delete

sangar e koe mas det. bisa dapat banteng. ayo mrene maneh. aku februari akhir mau ke sini lagi.
saiki kameramu makin canggih ya

Reply
avatar
12 Februari 2017 02.36 delete

sory nif....nembe iso bales komen, bar reror blog'e..hihihihi

Reply
avatar