Review Tas Waterproof Backpack LBB

https://www.kulkasgendong.com/

Nah, kalo kali ini aku ingin review tas backpack LBB waterproof sekalian memperkenalkan tas produk Indonesia yang sudah mendunia ini. Sebenarnya tas ini bukan tas untuk kamera melainkan tas untuk sepeda. Tapi karena mempertimbangkan beberapa hal, jadilah aku memilih tas ini untuk kamera.

Oke, pertimbangan pertama sudah pasti karena harga, kalau dibandingkan dengan harga tas kamera yang benar-benar waterproof harganya terlampau jauh. Pertimbangan kedua, jelas karena tasnya  waterproof. Jadi tas kamera itu kalau gak waterproof fungsinya apa.

https://www.kulkasgendong.com/

Pertimbangan selanjutnya adalah bahan tas LBB Breakaway ini lumayan premium, kalo yang mau benar-benar premium ada serinya yang lain. Tapi menurutku sih, bahan 900D ini sudah lebih dari cukup. Sedangkan bahan dalamnya itu seperti rubber gitu, jadi itulah kenapa tas ini sangat waterproof.


https://www.kulkasgendong.com/

Kemudian, zipper-nya itu juga ada seal-nya, kalo ini sih enaknya kalo mau nyimpen-nyimpen dompet atau handphone tidak khawatir jadi basah. Dan tas ini modelnya rolltop, jadi kalo bawa barang banyak tasnya bisa dilonggarin. Nah, untuk bagian dalam ini warnanya kuning, jadi mudah banget untuk mencari barang yang ada di dalam tas ini.


https://www.kulkasgendong.com/

Selanjutnya adalah slot untuk laptop, slot ini muat untuk laptop 14 inch lah. Ya, kalau kita lagi travelling minimal tab aja harus bawa, itulah kenapa slot laptop sangat penting. Nah itulah beberapa pertimbangan, kenapa aku memilih tas ini untuk dijadikan tas kamera. Sangat powerfull dan design-nya juga sangat keren, cocok sekali menjadi tas kamera untuk travelling.


https://www.kulkasgendong.com/

Oke, karena ini bukan tas kamera, jadi triknya adalah beli insert bag kamera untuk tas ini. Yah mau gimana lagi, kalo mau enak organize barangnya memang harus seperti ini. Tapi untuk sekarang aku sudah gak takut hujan-hujan lagi di saat travelling sembari cari gambar. Nah, kalo pengen tau total harga tas dan insert bag-nya bisa komen dibawah ini yooo!!

Nah kalo mau lihat, bagaimana packing-an tas ini ketika dijadikan tas kamera travelling. Bisa lihat video dibawah ini, monggo!

Tempat Impian Dari Berwakaf

https://www.kulkasgendong.com/

Well, kemarin daku sempat ikut di acara Sun Life Indonesia. Yah, biasa pembahasannya pasti tentang asuransi dan investasi pokoknya. Tapi ya, apa sih hubungannya dengan dunia travelling? Ya, kalo asuransi sih hubungannya dengan proteksi diri, itu pasti.

Penting gak sih punya asuransi buat diri? Dulu sih merasa gak penting, karena duit buat travelling aja pas-pasan. Yah, kalo sekarang sih minimal punya saving untuk proteksi diri. Nah, kemarin belajar asuransi yang ada wakafnya dari Sun Life, namanya Asuransi Briliance Hasanah Maxima.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, I will tell my little story about someplace special. Ada suatu tempat di Magelang yang pada waktu itu, konsepnya adalah rumah bagi para seniman dan pelancong. Jadi, ketika aku menghadiri Waisak di Borobudur, aku tidak mendapat tempat penginapan.

Lalu, kami mencari solusi melalui layar handphone kami. Dimana harusnya kami menginap malam itu, karena Waisak biasanya sampai malam dan beruntunglah kami karena ada tempat ini. Lalu kami pun menghubungi nomor yang tertera disitu, dan tak dinyana jawabannya pun sederhana tapi mengena dihati.

😻 " Mas, boleh gak kalo kita menginap di situ? kalo boleh kami harus bayar berapa mas? "
😍 " Boleh kok mas, langsung dateng aja mas dan gak usah bayar mas, tapi kalo pondoknya penuh bisa tidur di teras atau kalo bawa tenda, bisa gelar tenda dimana aja mas. "

https://www.kulkasgendong.com/

Wow, langsung terharu aku ketika mendengar kata gratis 😝.
Tempatnya tidak mewah, kamar mandinya pun tidak beratap tapi tempatnya sangatlah luas. Singkat cerita, kenapa tempat ini dijadikan seperti itu, karena owner-nya ingin semua seniman bisa berkarya disini. Tempat mencari inspirasi, tempat untuk mencari ide, tempat untuk bertukar ilmu dengan seniman lain.

Yah, itu beberapa tahun yang lalu karena aku belum pernah kesana lagi semenjak itu, jadi aku kurang ngerti perkembangannya. Tempat seperti itulah impianku, tempat dimana semua orang yang ingin berkarya berkumpul. Suatu tempat dimana obrolan pagi langsung cair walaupun dengan segelas kopi untuk ramai-ramai.

https://www.kulkasgendong.com/

Nah, biasanya wakaf itu seperti masjid atau sekolah atau yang lainnya. Kurang ngertilah aku soal ini, karena emang ilmuku masih dikit banget. Nah, mungkin dari program Sun Life (klik aja kalau mau lihat caranya), orang-orang yang seperti aku ini bisa belajar lebih lagi.

Tapi pertanyaannya, apakah ketika daku ingin berwakaf tapi wakafnya jadi tempat yang seperti itu apa bisa? Apa ada syarat lain yang harus dipenuhi lagi kalo ingin buat tempat seperti ini? Oke, kayaknya daku harus belajar lebih lagi dan bertanya lebih banyak lagi pada acara Sun Life berikutnya.

Yah, dan untuk tempat impian yang masih di angan-angan, tunggulah daku.

https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Pabrik Gula De Tjolomadoe

https://www.kulkasgendong.com/

Pertama kali mendengar Pabrik Gula De Tjolomadoe ini, aku langsung membayangkan mesin-mesin pabrik gula yang gede-gede dan pasti cerobong asap pabrik. Itu memang ciri khas dari pabrik-pabrik gula pada umumnya 'cerobong asap yang gede', di daerah Klaten dan Kendal pun pabrik gula ya seperti itu, tapi kalo yang ini pabriknya di Solo. Yang jadi POI (Point Of Interest) aku, ya liatin cerobong asapnya.

Jadi apa yang menarik dari Pabrik Gula De Tjolomadu ini, pertama ini adalah bekas pabrik gula yang di sulap menjadi museum gitu. Yah cukup mengagumkan, dengan mempertahankan bentuk asli pabrik ini, De Tjolomadoe juga menambahkan cafe-cafe di dalam museum. Jadi ketika keliling sih gak bakal kelaperan atau kehausan.

Hunting Kereta Api di Rawa Pening

https://www.kulkasgendong.com/

Yang bikin asyik lagi, masuk museumnya free lho alias bebas biaya, cuman bayar pakir doang trus udah bisa keliling langsung ke museumnya. Yah, tapi minusnya disini belum ada guide gitu untuk bisa bercerita tentang pabrik yang didirikan oleh Mangkunegaran IV ini. Jadi ketika masuk emang harus teliti membaca setiap keterangan yang nempel disana.

Terus, apa saja yang disajikan oleh museum ini. Nah yang paling menarik adalah mesin-mesin super raksasa buatan Jerman ini masih pada tempatnya, dan kalau dilihat dari foto-foto lawasnya emang penempatannya gak banyak berubah. Dan kalo aku sih paling suka ubinnya, sangat klasik gitu trus perhatikan juga pas jalan ada kaya bekas rel di ubinnya.

Bercengkrama Di Kebun Teh Tambi

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

Nah, kalo untuk kaum milineal gini sih, pasti bisa dapet foto-foto ala instagram sepuasnya deh kalo disini. Karena Pabrik Gula De Tjolomadoe ini emang Instagramabel banget. Bagi pemburu gambar kayak aku, sudah langsung gelap mata pokoknya. Mau spot mana aja, bagiku Pabrik Gula De Tjolomadoe ini sangat menarik untuk diabadikan. Dan untuk yang suka motret model-model gitu, ati-ati aja kalo kebanyakan properti bisa disamperin satpam lho kalau gak ijin dulu.

Kalo pengen lihat hasil jepretanku di Pabrik Gula De Tjolomadoe, bisa lihat dibawah ini sekalian buat referensi spot Instagramable gitu.

Cara Membuat Foto Startrail

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/


Travelling Itu Investasi


Kenapa travelling itu investasi, kalo untuk aku sih investasinya itu di pengalaman dan rasa kagum yang hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri ketika sampai di tempat tertentu. Apa itu bisa dijadikan investasi? Ohhh iya, rasa bahagia dan rasa kagum itu investasi yang unlimited kalo buat aku. Jadi mungkin di setiap orang akan berbeda-beda sih rasanya.

Jadi aku masih ingat sekali rasa kagumku ketika pertama kali melihat Waisak di Borobodur kala itu, dan sampai sekarang aku masih ingat sekali bagaimana rasanya. Dan aku pun masih ingat rasanya pertama kali aku melihat sabana Bromo kala itu, ketika aku mau mendaki Semeru. Yah, rasa kagum itu, rasa haru itu, rasa syukur itulah yang buatku itu adalah investasi yang tak ternilai.

Lihat : Travel for Pre Wedding



Investasi yang yang satu ini memang bukan untuk diuangkan, tapi menambah experience. Sama halnya kita beramal, itu gak bakal nambah pundi-pundi keuangan, tapi kita investasi kebaikan. Yah salah satu keuntungan travelling pun menambah teman yang berada nun jauh disana, nah itu juga bisa masuk investasi nambah sodara.

Ya, ada kalanya aku ngawur banget ketika lagi jalan-jalan. Bawa uang secukupnya untuk satu perjalanan. Pernah cuman bawa 250 ribu doang sampe ke Bandung dan Sukabumi, pernah juga bawa cuman bawa 150 ribu doang untuk keliling Pacitan dan ke Wonosari, pernah juga sampai Bali cuman bawa 50 ribu doang. Yah, ini jadi pembelajaran sendiri buatku lah, soalnya travelling seperti ini akan sangat beresiko sekali, selain gak bisa makan takut gak bisa pulang. Hahaha

Lihat : Panorama Pantai Klayar Pacitan 



Jadi, kemarin ketika ikut Kopdar Investarian Manulife. Ada hal yang menarik buat aku yaitu tentang investasi untuk travelling. Masuk akal juga ketika travelling dan duitnya gak cukup lalu pinjem uang, pada akhirnya kita akan bayar bunga dan biaya travellingnya jadi lebih mahal. Tapi ketika kita mau menunda dulu dan kemudian manabung itu akan jadi cerita bebeda, biayannya akan terkontrol.

Tapi beda lagi ketika kita gak cuman menabung tapi kita investasikan tabungan tersebut, apa yang akan terjadi bila begini. Yah, dengan tidak sadar tabungan itu kan jadi lebih banyak dengan apa yang kita tabungkan. Jadi asumsinya kita bisa travelling di dua tempat sekaligus. Karena tabungan yang kita investasikan jumlahnya bisa berkembang dua kali lipat lebih banyak daripada yang kita tabungkan.

Lihat : Baluran Tidak Hanya Sabana Bekol


Yah, tapi untuk cara ini monggo aja, itu kebijakan masing-masing individu. Ada yang suka nggembel kayak aku, ada juga yang emang harus dipikir matang-matang, ada juga yang suka share cost. Tapi mungkin untuk cara investasi ini akan aku aplikasikan ke bucket listku yang mahal. Aku memang gak suka ke luar negri, tapi ada satu negara yang pengen banget aku kunjungi. Yaitu Jerusalem, mungkin ini akan jadi trip mahalku kalo kesampaian.

Kalo kalian gimana gengs??



Cara Membuat Foto Startrail

https://www.kulkasgendong.com/

Bagaimana sih cara membuat foto startrail? Yah, untuk trik foto startrail ini emang agak tricky sih. Iya gimana enggak untuk membuat foto startrail ini harus nambahin alat lagi di kamera kita, kalo kagak ya nambahin aplikasi timelapse di kamera kita. Kalo beruntung sih malah udah ada fitur timelapse-nya di kamera kita, kalo ini sih tergantung kamera kita ya.

Kenapa sih harus nambahin alat begituan? Karena kamera era sekarang beda dengan analog, kamera yang kita sudah pake digital, ketika shuter mau bulb sampe 2-3 jam masih oke kalau di kamera analog. Tapi kalo di kamera digital, yah kalo gak sensornya yang njebluk atau batreinya yang kobong.

Baca juga : Pengaturan Kamera Untuk Motret Milkyway

Yah, selanjutnya adalah alat yang kita perlukan apa sih? Untuk kamera yang belum ada fitur atau aplikasi timelapse-nya bisa ditambahin nama alatnya intervalometer. Fungsinya sama untuk memotret foto secara continue yang waktunya bisa kita setting semau kita. Dan yang pasti sih tripod, karena ini juga salah satu senjata utama untuk membuat foto startrail.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, langkah selanjutnya adalah mencari spot untuk motret bintang, ya diusahkan cari tempat yang minim polusi cahaya. Gimana caranya untuk mencarinya, yah kalo ini jelas harus riset ke tempat itu. Kalo emang gak sempat riset karena udah jalan juga oke, ya tapi tetep carilah tempat yang dimana bisa melihat bintang secara jelas dengan kasat mata.

Baca juga : Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Motret Milkyway?

Terus gimana untuk setting kameranya? Yah, inilah trik selanjutnya. Usahakan shutter speed dimentokin di 30 second, kenapa gak dibulb? Bisa aja kalo itu pake intervalometer. Tapi ketika pake applikasi kalo aku sarankan di speed 30 second.

https://www.kulkasgendong.com/

Kenapa mesti begitu? Simple, karena kita mau motret bintang sampe terlihat garisnya jadi kita butuh slow speed. Jadi pada prinsipnya kita motret seperti itu secara continue dengan interval waktu yang kita tentukan. Tapi ketika membuat startrail, kita harus set interval waktu seminim mungkin misal 1 detik.

Baca juga : BROMO Diary Foto, Star Trail and Timelapse

Karena ketika kita set interval waktu motret tidak seminimal mungkin, akan terjadi jarak garis bintang yang kita potret. Dan efeknya adalah ketika diedit startrailnya akan jadi garis putus-putus bukan jadi garis yang rata.

https://www.kulkasgendong.com/

Oke, misal kita sudah dapat gambar 50 foto bintang tadi. Langkah selanjutnya adalah editing, terus bagaimana ngeditnya? bisa tonton video di bawah ini. Jadi foto-foto tadi harus di gabungin di photoshop, kemudian edit biasalah warna exposure dan sebagainya, lalu jadilah foto startrail tersebut.


Jadi mungkin, akan agak rumit pada awalnya. Tapi ketika sudah praktek membuat foto startrail, secara tidak langsung akan terbiasa dan akan sangat mudah membuatnya. Jadi membuat foto startrail ini juga harus belajar dikitlah, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dan ini adalah gambar yang sudah berhasil aku buat cek aja dibawah ini.

Baca juga : Mendaki Dinginnya Gunung Lawu

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/

Hunting Kereta Api di Rawa Pening

https://www.kulkasgendong.com/

Jadi kemarin saya ini penasaran sama spot hunting kereta api di Rawa Pening dengan objek kereta api dan background Gunung Merbabu dan Telomoyo. Akhirnya kesampaian juga motret yang kayak gitu. Dan dari Rawa Pening ini, kita akan disuguhi pemandangan klasik yang tak bisa kita lewatkan begitu aja.


Jadi spot ini, sebenernya mudah sekali lokasinya. Kalo tau jembatan biru di Tuntang, pasti akan mudah menemukan tempat ini. Kalo dari jembatan Tuntang menuju ke jembatan biru, itu hanya lurus terus jangan belok kanan, memang sih jalannya kelihatan kecil, tapi cukup kok mobil masuk, asal jangan sampai sawahnya aja. Tapi tenang saya akan share lokasinya https://goo.gl/maps/VA4G3oEh2Zt.


Baca juga : Motret Malam di Rawa Pening



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

Karena lokasi ini dari jarak kereta agak jauh, jadi saya sarankan untuk pakai lensa tele dan juga saya sarankan untuk bawa payung karena panas, hahahha

Mungkin besok kalo ada waktu pengen nyoba milkyway-an disini, kayaknya sih oke karena tempatnya terbuka banget.

Jadwal kereta api ini lewat setiap 2 jam sekali, mulai jam 10, 12, dan jam 2. Jadi kalo mau hunting bisa jam segitu kalo mau dapet foto kereta pas lewat. Dan terkadang lokomotifnya berubah-ubah, beruntung kalo pas dapet kereta uapnya.



Dan ini beberapa hasil yang sempat saya abadikan.
Juga sedikit dokumentasi video suasana di tempat ini.

Baca juga : Review Tas LBB Echelon S Untuk Dijadikan Tas Kamera



https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/

https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/


https://www.kulkasgendong.com/





Lihat juga : Baluran Tidak Hanya Sabana Bekol



Makasih semuanya.